Pengenalan TEMS Pocket 4G

Pengenalan TEMS Pocket 4G

Gambar 1 Tems Pocket 4G

TEMS (Test Mobile System) merupakan salah satu perangkat yang dapat digunakan untuk mengamati jaringan seluler. TEMS mempunyai fitur yang dapat mengumpulkan informasi level sinyal dan kualitas sinyal yang dipancarkan oleh BTS. Perangkat TEMS ini merupakan perangkat yang dikeluarkan oleh Ericsson untuk digunakan dalam aktivitas walk test/drive test. TEMS ini biasanya terdiri dari perangkat handset TEMS mobile phone yang dikendalikan oleh perangkat lunak pada computer.

 

Salah satu jenis perangkat TEMS adalah TEMS Pocket. TEMS Pocket merupakan tool yang  biasa digunakan untuk pemeliharaan, dan troubleshooting dari jaringan seluler. TEMS Pocket merupakan alat diagnostik jaringan seluler yang ditanamkan kedalam telepon genggam. TEMS Pocket dapat mengukur performansi pengiriman data pada saat downlink maupun uplink. TEMS Pocket mengumpulkan pengukuran dan event dan menampilkanya pada layar perangkat. Hasil pengukuran tersebut dapat disimpan untuk dianalisis diproduk lain seperti TEMS Discovery dan TEMS Investigation.

Pengukuran pada TEMS dapat dilakukan secara 3 mode, yaitu :

  1. Idle Mode

Pengukuran kualitas sinyal yang diterima MS dalam keadaan idle (tidak melakukan call/sms). Biasanya mode ini dilakukan hanya untuk mengetahui signal strength suatu area yang terindikasi low signal/no service.

  1. Dedicated Mode

Pengukuran kualitas sinyal diikuti dengan pendudukan kanal (long Call/Short Call ke destination number tertentu). Untuk mengukur dan mengidentifikasi kualitas voice dan data.

  1. QoS Mode

Pengukuran kualitas sinyal diikuti dengan pendudukan kanal dengan metode call set up dan call end dengan formula time / command squence tertentu.

Gambar 2 Tampilan TEMS Pocket 4G

Parameter-paramer yang terdapat pada TEMS Pocket 4G :

1.RSRQ (Reference Signal Received Quality)

Kualitas dari sinyal yang di terima dari eNodeB ke UE.

2. RSRP (Reference Signal Received Power)

Power dari sinyal yang di terima dari eNodeB ke UE.

3. PCI (Physical Cell Identity)

Merupakan cara untuk mengidentifikasi pada fisik cell dalam jaringan LTE. Setiap cell melakukan broadcast penandaan identifikasi berupa PCI yang digunakan oleh perangkat untuk mengidentifikasi cell (melibatkan frekuensi dan waktu) dalam prosedur handover.

4. MCC (Mobile Country Code)

Kode identifikasi suatu negara dengan menggunakan 3 digit. Untuk Indonesia, digit MCC-nya adalah 510.

5. MNC (Mobile Network Code)

2 digit identifikasi yang digunakan untuk mengidentifikasikan sebuah mobile network atau PLMN. Kombinasi antara MCC dan MNC akan selalu menghasilkan sebuah code yang unik di seluruh dunia.

 

 

-Asisten Nadya P. Yuliani-

R&P :AY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *