Augmented Reality

Augmented Reality merupakan teknologi dengan konsep pelapisan konten visual di atas pemandangan dunia nyata seperti yang terlihat melalui sebuah kamera. AR mentransformasi perangkat ponsel user ke dalam sesuatu yang digambarkan sebagai suatu cermin ajaib dimana user dapat berinteraksi dengan dunia nyata dalam waktu nyata.

Bagaimana cara kerja Augmented Reality?

Augmented Reality memiliki cara kerja yang cukup sederhana dengan berdasarkan deteksi citra yang biasa disebut Marker. Sebagai contoh, sebuah kamera telah dikalibrasi dapat mendeteksi Marker yang telah didesain, lalu setelah mendeteksi Marker tersebut, kamera akan melakukan pencocokan dengan database yang telah dibuat sebelumnya. Jika hasilnya cocok, maka informasi dari Marker akan digunakan untuk menampilkan objek 3D yang telah didesain.

 

Lalu apa saja yang dibutuhkan untuk membuat aplikasi berbasis Augmented Reality?

1. Unity

Unity merupakan suatu aplikasi yang digunakan untuk mengembangkan game multiplatform yang didesain untuk mudah digunakan. Pada dasarnya, Unity 3D merupakan game engine yang berbasis 3D. Tetapi Unity juga bisa dalam membentuk game 2D. Unity menggunakan sistem navigasi bebas dalam pembuatan game, sehingga pengguna dapat dengan mudah untuk melihat setiap sisi 3D dalam pembuatan objek. Sama halnya seperti menggunakan Blender 3D.

2. Blender

Blender adalah perangkat lunak sumber terbuka grafika komputer 3D. Perangkat lunak ini digunakan untuk membuat film animasi, efek visual, model cetak 3D, aplikasi 3D interaktif dan permainan video. Blender memiliki beberapa fitur termasuk pemodelan 3D, penteksturan, penyunting gambar bitmap, penulangan, simulasi cairan dan asap, simulasi partikel, animasi, penyunting video, pemahat digital, dan rendering.

3. Software Develoment Kit AR

Perancangan AR dapat menggunakan bermacam-macam aplikasi untuk berbagai platform. Salah satunya menggunakan software development kit (SDK) yang dapat mendukung terciptanya aplikasi AR di pasar. Vuforia menggabungkan teknologi Computer Vision untuk menghadirkan gambar sederhana dalam objek 3D secara realtime di dalam smartphone.

4. Vuforia

Vuforia adalah Augmented Reality Software Development Kit (SDK) untuk perangkat mobile yang memungkinkan pembuatan aplikasi AR. SDK Vuforia juga tersedia untuk digabungkan dengan Unity yaitu bernama Vuforia AR Extension for Unity. Vuforia merupakan SDK yang disediakan oleh Qualcomm untuk membantu para developer membuat aplikasi-aplikasi Augmented Reality (AR) di mobile phones (iOS, Android).

5. Android

Pengertian Android adalah sebuah sistem operasi mobile yang open-source dan dikembangkan oleh Google. OS Android digunakan untuk komputer Tablet dan Smartphone. Namun berdasarkan dari arti kata dan wujudnya, Android merupakan sebuah robot pintar yang dibuat menyerupai manusia.

 

Referensi:

1. Ardhianto Eka, Hadikurniawati Wiwien, Winarno Edy. (2012). Augmented Reality Objek 3 Dimensi dengan Perangkat Artoolkit dan Blender. ISSN : 0854-9524

2. SKO, L. (2016). Modul Praktikum Sistem Komunikasi Optik Fakultas Ilmu Terapan. Bandung : Lab. SKO FIT Universitas Telkom.

 

By: Anita Zainet – Engineering Laboratory Asisstant

Unit Laboratorium Fakultas Ilmu Terapan

View posts by Unit Laboratorium Fakultas Ilmu Terapan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>